Tuesday, 16 January 2024

Joie Elevate







Specifications

Model: C1405

Product Dimensions: l 50cm x w 50.8cm x h 63-83cm

Product Weight: 5.47kg

Product Usage: Group 1/2/3, 9-36kg, approx. 1-12 years old

Testing Certification: ECE R44/04


Apakah ibucarseat rekomen?

Tidak.

Pertama, car seat ini hanya hadap depan. Tidak bisa hadap belakang. Ini poin utamanya.

Kedua, dengan keterangan BB 9kg sudah bisa dipakai, maka car seat ini sangat berpotensi membuat orangtua berpikir bahwa bayi 9kg bisa memakainya. BB 9kg itu kira-kira di usia 9 bulan, dan seharusnya masih hadap belakang. Masih jauh sekali.

Ketiga, jika bisa diubah ke mode HBB, kita harus beres-beres. Yakni, melepas harness, harness pad dan buckle. Untuk melakukannya, kita perlu men-disassembly car seat menjadi dua bagian dan melepas kain cover car seat. Juga banyak parts dan langkah yang harus dilakukan. Ini perlu usaha ekstra. Silakan lihat video instalasi di menit 1:54 "Removing the harness for group 2/3" di bawah ini.

Juga video "How to Store your Elevate Harness" berikut.


Selesai beres-beres, kita masih perlu menyimpan harness dan buckle dengan benar agar tetap bersih dan tidak jamuran. Ini benar-benar PR ekstra. Kita harus memikirkan lokasi penyimpanan dan wadahnya. Seringnya, kita akan lupa simpan di mana. Menurut saya, lebih baik beli HBB murni sekalian, yang tidak perlu beres-beres. Keluar dari kardus udah jadi dan tinggal taruh di jok mobil.

Keempat, harganya sama dengan HBB. Bahkan lebih mahal. Joie Elevate harganya 1jt pas sd 1,1jt. HBB Joie Trillo hanya 900rb dan ini bagus. Kalau Trillo polos ga ada, masih ada Joie i-Trillo 1,2 juta, i-Trillo LX 1,3 juta di tahun 2024. Semuanya HBB murni dan fitur safety-nya lebih baik daripada Joie Elevate.  Dan sudah crash test ADAC dengan hasil baik. (Pasti abis ini ada yang tanya bedanya Trillo, Trillo LX, i-Trillo, i-Trillo LX deh nih, hehehe. Segera klik menu HBB aja ya. Atau liat di IG ibucarseat di HL no 6 HBB dan 6A HBB -> klik aja link-nya bisa lihat langsung, kok.)


Cocok untuk:

Ada salah seorang sahabat yang waktu itu masih hadap belakang, namun ternyata car seat-nya palsu alias counterfeit. Ibarat sepatu adidas, dipalsukan jadi merk adadis. Kan bahaya, ya. Anaknya sudah besar, usia sekolah. BB 16kg. Lalu mereka coba ganti ke HBB. Ternyata, anak tidak suka karena HBB kan pakai seat belt. Jadinya lebih longgar dan tidak kencang. Dan memang pasti akan seperti itu. Memang akan terasa sekali bedanya. Nah, anak merasa kurang aman. Ia lebih suka pakai harness. Jauh lebih kencang dan merasa lebih aman. Maka, mereka coba car seat ini dan alhamdulillah anak suka. Mereka pun bisa tetap memakai ini hingga besar. Saat BB 18kg ubah ke mode HBB dan dipakai hingga TB 150cm.


Tingkat keamanan:

  • Jauh lebih rendah dari hadap belakang. Jika BB anak <18kg maka hadap belakang. Itu paling aman untuk kepala, leher dan tulang belakangnya. Hadap belakang 500% lebih aman. 
  • Di mode HBB, hampir sama dengan HBB, namun fitur safety-nya lebih sedikit.
  • Dibandingkan tidak pakai apapun sama sekali, Joie Elevate jelas jauh lebih baik dan lebih aman.

Hasil crash test:

  • ADAC/OEAMTC: belum ada
  • TCS Swiss: belum ada
  • Plus Test Sweden: tidak akan pernah ada, tidak akan pernah lolos. Yang lolos pasti selalu hadap belakang
  • NCAP: belum ada
  • PESRI: belum ada
  • Institusi lain: belum ada

Kelebihan lainnya:

  • Instalasi mudah
  • Kualitas bagus
  • 10 posisi headrest jadi bisa lebih dipaskan pundak anak
  • Bisa cuci mesin kain cover-nya

Kekurangan lain:

Tipis busanya, lebih nyaman HBB. Tapi kalau anak senang sih ya nggak ngaruh juga sih, yang penting dia happy :D Ingat untuk selalu instalasi dengan tepat dan memakai harness dengan tepat. 

Instalasi:

  1. Tegakkan sandaran jok mobil agar kemiringannya sejajar dengan car seat dan bisa menempel sempurna dengan car seat tanpa celah.
  2. Sandaran kepala di mobil: jika mendorong car seat ke depan, lepas dan SIMPAN DI RUMAH. Ini proyektil berbahaya.

Pemakaian:

  1. Naik-turunkan headrest supaya lubang keluar harness tepat di pundak anak atau sedikit di atasnya. 
  2. Tarik harness hingga tidak bisa dilipat.

FAQ
  1. Apakah anak usia 3 tahun sudah boleh pakai Joie Elevate? Jika BB masih di bawah 18kg, saran saya jauh jauh jauh lebih baik dan lebih aman hadap belakang. Saya juga belom tega kalau 3 tahun harus hadap depan :'(   Coba lihat kumpulan video ERF ini ya :) --> VIDEO ERF
  2. Anak 4 tahun? Jika BB sudah 18kg, dengan sangat terpaksa, boleh. Dengan mode HBB yang pakai seat belt saja. Harness dan buckle harus dilepas. Sebab, Joie Elevate hanya bisa pakai harness hingga BB 18kg. Lebih dari itu harus mode HBB pakai seat belt saja. Sebenarnya pun usia 4 tahun idealnya masih harus hadap belakang. Sebab, dari kematangan berpikir biasanya masih belum cukup. Masih suka uget-uget kanan kiri depan belakang, atau tarik-tarik seat belt. Semuanya berisiko kalau mode HBB. Sayangnya, car seat ERF di Indonesia baru ada sebatas 18kg atau TB 105cm. Namun, jika BB anak belum 18kg, saran saya sebaiknya pilih opsi hadap belakang. Itu yang paling aman. Ini usia tanggung memang. Intinya, lihat BB TB apakah masih masuk dengan limit car seat ERF yang ada di Indonesia. Silakan dipertimbangkan aspek kenyamanan yang tadi sudah dibahas di atas, dan juga budget. Dan tentunya, apakah kita orangtua bersedia menerima risiko hadap depan. Lihat video ERF di no. 1 deh. Anak saya usia 5 tahun tapi badannya mungil, BB 14,5kg. Dia masih hadap belakang pakai Joie Steadi. Pundaknya juga masih masuk. Masih sejajar lubang harness paling atas. Nanti kalau sudah lebih tinggi sedikit, mungkin baru saya pertimbangkan kembali apakah akan beli car seat ERF lagi, atau HBB. Bagi saya, kalau masih ada car seat yang membuatnya tetap bisa hadap belakang, saya akan condong pilih itu. 
  3. Anak 5 tahun? Sama jawabannya dengan no. 2. Ini usia tanggung, tergantung BB TB anak. Namun jika usia anak 5 tahun dan BB sudah 18kg, atau pundaknya sudah jauuuh lebih tinggi dari lubang harness teratas, maka lebih baik pilih HBB murni sekalian.
  4. Anak 6 tahun? Langsung pilih HBB murni saja insyaAllah. 
Semoga membantu, ya! Silakan komen, nanti saya balas insyaAllah.

No comments:

Post a Comment